๐๐ฎ๐๐ฎ๐๐น๐ ๐ฆ๐ถ๐ธ๐ธ๐ฎ ๐ฃ๐ฒ๐ฟ๐ถ๐ป๐ด๐ฎ๐๐ถ ๐๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐๐ฒ๐ฏ๐ฎ๐ป๐ด๐ธ๐ถ๐๐ฎ๐ป ๐ก๐ฎ๐๐ถ๐ผ๐ป๐ฎ๐น ๐ฎ๐ฌ๐ฎ๐ฒ
|
Maumere โ Dalam momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026, Ketua Bawaslu Kabupaten Sikka menegaskan komitmen untuk terus menjaga demokrasi dan memperkuat semangat nasionalisme melalui tema โJaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara.โ
Tema tersebut menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan generasi muda sebagai tunas bangsa yang harus dijaga, dibina, dan diperkuat kesadaran kebangsaan serta nilai-nilai demokrasinya. Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan serta mengawal keberlangsungan demokrasi Indonesia.
Ketua Bawaslu Kabupaten Sikka menyampaikan bahwa semangat Hari Kebangkitan Nasional tidak dapat dipisahkan dari sejarah lahirnya Budi Utomo pada tahun 1908. Organisasi yang dipelopori oleh para mahasiswa STOVIA di Batavia tersebut menjadi tonggak awal tumbuhnya kesadaran nasional bangsa Indonesia melalui pendidikan, persatuan, dan perjuangan intelektual kaum muda.
Semangat perjuangan para pelajar dan kaum intelektual saat itu dinilai masih sangat relevan dalam kehidupan demokrasi modern saat ini. Jika dahulu perjuangan dilakukan melawan penjajahan, maka hari ini perjuangan diwujudkan melalui penguatan demokrasi, peningkatan literasi digital, serta perlindungan terhadap masyarakat dari ancaman hoaks, politik uang, dan ujaran kebencian yang dapat memecah persatuan bangsa.
Sejalan dengan pidato Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, , dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026, Ketua Bawaslu Kabupaten Sikka menegaskan bahwa Asta Cita menjadi arah bangsa dalam membangun Indonesia yang maju dan berdaulat. Semangat kebangkitan nasional harus diterjemahkan dalam tindakan nyata melalui solidaritas sosial, pendidikan politik masyarakat, dan pengawasan demokrasi yang partisipatif.
Dalam menjalankan fungsi pengawasan demokrasi, Bawaslu Kabupaten Sikka terus mendorong keterlibatan aktif masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menjaga integritas pemilu dan pemilihan. Pengawasan partisipatif dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan proses demokrasi berjalan jujur, adil, dan bermartabat.
โMenjaga tunas bangsa berarti menjaga masa depan demokrasi dan kedaulatan negara. Generasi muda harus menjadi pelopor persatuan, penjaga nilai-nilai kebangsaan, serta pengawal demokrasi,โ demikian disampaikan dalam refleksi peringatan tersebut.
Melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026, Bawaslu Kabupaten Sikka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat semangat nasionalisme, memperkuat kesadaran demokrasi, dan menjaga persatuan demi terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil, dan maju di masa depan.
Humasbawaslusikka