Lompat ke isi utama

Berita

KI Provinsi NTT Melakukan Monitoring Ke Bawaslu Kab. Sikka

Monev Ki Besar Sikka

Dokumentasi kegiatan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Infomasi Publik Tahun 2026 saat sedang berlangsung. 

Maumere-Bawaslu Kabupaten Sikka menerima kunjungan dari Koordinator Bidang Kelembagaan Komisi Informasi Provinsi Nusa Tenggara Timur, R. Riesta Ratna Megasari, dalam rangka pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik di Kantor Sekretariat Bawaslu Kabupaten Sikka pada Kamis, (9 April 2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Sikka, Florita Idah Djuang, S.E., bersama Anggota Muhajir Latif, S.Pd. dan Yohanes Ariski, S.E., serta Koordinator Sekretariat beserta jajaran staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten Sikka.

Komisi Informasi Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Koordinator Bidang Kelembagaan, R. Riesta Ratna Megasari melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek, di antaranya ketersediaan Daftar Informasi Publik (DIP), pengelolaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), serta sarana dan prasarana layanan informasi publik di lingkungan Bawaslu Kabupaten Sikka.

Ia juga menjelaskan teknis pengelolaan serta pengunggahan informasi publik secara tepat dan berkala melalui media yang tersedia. Bawaslu Kabupaten Sikka diharapkan dapat menyediakan dan mengumumkan informasi secara rutin, termasuk informasi berkala, serta memastikan penyampaian informasi serta-merta yang berkaitan dengan kepentingan publik dilakukan secara cepat dan akurat.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sebagai badan publik, Bawaslu Kabupaten Sikka perlu mengklasifikasikan informasi secara jelas, termasuk informasi yang dikecualikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Hal ini penting untuk menjaga kerahasiaan informasi yang mengandung data pribadi atau yang berpotensi mengganggu kepentingan negara, tanpa mengurangi prinsip transparansi kepada publik.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sikka menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pembinaan yang dilakukan oleh Komisi Informasi Provinsi Nusa Tenggara Timur. Menurutnya, kegiatan monitoring dan evaluasi ini menjadi momentum penting untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi kepada masyarakat secara transparan, akuntabel, dan profesional.

Humasbawaslusikka