Bawaslu Goes To School: Edukasi Pemilih Pemula demi Pemilu Berkualitas
|
Maumere – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sikka mengambil langkah strategis dalam memperkuat kesadaran politik generasi muda melalui kegiatan "Bawaslu Go To School" yang digelar di SMA Negeri Kangae, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, pada Jumat, 27 Februari 2026.
Kegiatan ini hadir sebagai ruang edukasi bagi para pemilih pemula, membekali mereka dengan pemahaman kritis tentang peran nyata mereka dalam pesta demokrasi: mulai dari pengawasan partisipatif, menangkal ancaman hoaks dan praktik politik uang, hingga keberanian menentukan masa depan bangsa dengan datang ke TPS dan menggunakan hak pilih.
Kedatangan tim Bawaslu disambut hangat oleh Kepala SMA Negeri Kangae, Bapak Laurensius Blupur. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif Bawaslu Kabupaten Sikka yang dinilai sangat relevan dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kesadaran hukum kepada generasi muda sejak bangku sekolah.
Ketua Bawaslu Kabupaten Sikka, Florita Idah Djuang, SE, membuka sesi materi dengan memaparkan kelembagaan Bawaslu Sikka secara komprehensif mencakup tugas, wewenang, serta tiga pilar utama kerjanya: pencegahan, pengawasan, dan penindakan. Ia menegaskan bahwa dalam ranah pencegahan, Bawaslu aktif menggerakkan masyarakat untuk turut menjadi garda terdepan pengawasan partisipatif, melawan politik uang, serta memastikan netralitas pihak-pihak yang dilarang berpolitik praktis.
Anggota Bawaslu Sikka, Muhajir Latif, S.Pd, dalam pemaparan materinya mengedukasi pemilih pemula mulai dari tata cara menggunakan hak pilih di TPS, kiat cerdas mengenali dan menangkal hoaks di media sosial, hingga pentingnya menolak konten berbau SARA dan mengambil peran aktif sebagai pengawas partisipatif.
Sementara itu, Yohanes Ariski, SE, memfokuskan paparannya pada bahaya politik uang dan dampak destruktifnya bagi kualitas demokrasi, sekaligus memandu para siswa tentang mekanisme pelaporan pelanggaran pemilu kepada Bawaslu Sikka.
Suasana kegiatan berlangsung hidup dan interaktif. Para siswa tampil antusias, aktif melontarkan pertanyaan kritis seputar dunia pengawasan pemilu sebuah sinyal positif bahwa generasi muda Sikka siap menjadi pemilih yang cerdas dan berdaya.
Bawaslu Kabupaten Sikka menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan edukasi kepemiluan ke sekolah-sekolah, sebagai bagian dari gerakan penguatan pengawasan partisipatif yang berakar di tengah masyarakat.
Humas Bawaslu Sikka